My story

About me

Selamat datang di ksalwa.my.id

Halo, aku Salwa

Aku adalah seorang karyawan swasta full-time yang saat ini bekerja sebagai staff administrasi dan logistik. Meski memiliki peran tetap di dunia kerja, aku percaya bahwa ketergantungan pada satu sumber penghasilan bukanlah pilihan jangka panjang yang aman di era sekarang.

Karena itu, aku terus mengembangkan diri di luar jam kerja, khususnya dalam bidang Digital Marketing. Selain website ini, saya juga sedang membangun personal website lain yang khusus membahas digital marketing yaitu http://duniadigitalks.com.

Bagiku, side hustle bukan hanya soal penghasilan tambahan, tetapi juga sarana belajar, berkembang, dan mengekspresikan potensi diri yang mungkin tidak selalu tersalurkan di pekerjaan utama. Saat ini aku juga tengah memperdalam keterampilan Facebook Ads, Website Development, Content Creation, dan Affiliate Marketing sebagai bagian dari rencana jangka panjang membangun digital income yang berkelanjutan.

Blog ksalwa.my.id ini adalah salah satu hasil dari proses belajar itu. Sebuah media tempat aku menerapkan ilmu yang saya pelajari, bukan hanya sebagai portofolio, tapi juga sebagai ruang eksplorasi.

Padahal, dulu aku bukan seseorang yang dekat dengan dunia digital dan bisa dibilang gaptek. Pelajaran TIK di sekolah dulu adalah pelajaran yang sering bikin aku takut apalagi kalau udah praktek, kalau pas belajar teori si sebenarnya tidak masalah. Tapi tetap beda, mau paham teori sedalam apapun, kalau belum praktik belum bisa dikatakan mahir kan. Kenapa itu bisa terjadi ? Karena aku memiliki akses ke dunia teknologi yang terbatas. Yap, disaat hampir semua teman-teman sekolahku bawa laptop atau hp android yang sudah jauh lebih canggih dibanding hp ku yang masih pake hp java, aku benar-benar merasa asing dengan dunia internet.

Baru saat kuliah, aku punya laptop sendiri. Satu tahun pertama yang aku tahu fungsinya hanya untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Bikin ppt, excel, dan word. Tapi seiring berjalannya waktu, aku mulai mengenal dunia yang lebih luas. Aku mulai tertarik pada digital marketing sekitar akhir tahun 2018, lalu sempat berhenti karena harus fokus menyelesaikan kuliah dan belakangan baru tahu bahwa digital marketing ternyata bukan hanya soal beriklan—tapi mencakup strategi, kreativitas, dan proses yang kompleks.

Aku mulai belajar lagi, baik otodidak dari baca buku, nonton youtube, sampai konten media sosial. Aku juga mulai mengikuti banyak kelas online berbayar dan akhirnya sampai bisa membangun website ini sebagai wadah belajar dan berekspresi.

Di tengah proses itu, aku juga menyadari bahwa skill saja tidak cukup.
Aku butuh mentalitas yang kuat. Maka, selain belajar teknis digital marketing, aku juga banyak belajar tentang mindset positif, kegagalan, pengembangan diri, dan bagaimana tetap berjalan meski pelan.

Aku percaya bahwa mindset positif adalah pondasi dari segala hal.
Dari sanalah semangat aku bangkit setiap kali jatuh. Aku percaya, gagal itu penting asal tidak berhenti. Dan aku ingin blog ini menjadi ruang yang merekam perjalanan itu: perjalanan belajar, mencoba, gagal, bangkit, dan bertumbuh.

Jika kamu sedang ada di fase pencarian, kebingungan, atau ingin mulai belajar sesuatu yang baru dari nol—kita mungkin sedang menempuh jalan yang sama. Semoga blog ini bisa menemanimu, memotivasimu, atau sekadar menjadi ruang singgah untuk bernapas sejenak.

Terima kasih sudah mampir.
Selamat bertumbuh.

Salwa

 23 April 2025, 23:50

 

Perjalanan Digital Marketing-ku

2018–2020: Awal Kenal Digital Marketing

Tahun ini adalah titik awal aku mengenal dunia digital marketing. 
Aku belajar dari salah satu platform edukasi digital marketing yang cukup eksis saat itu. Dari situlah aku mengenal istilah seperti reseller, branding, hingga strategi konten dan promosi online.

 

Sayangnya, platform tersebut sekarang sudah tidak aktif. 
Hal ini juga sedikit banyak memengaruhi semangatku di tahun-tahun berikutnya. Namun pengalaman awal ini tetap berkesan dan membuka mataku bahwa dunia digital itu luas dan penuh potensi.

 

Saat itu aku sadar, internet bukan cuma buat hiburan, tapi bisa jadi ladang peluang.”

2023–2024: Kembali Belajar

Setelah lulus dan mulai bekerja, keinginan untuk berkembang kembali muncul.
Aku mulai lagi dari awal—ikut pelatihan, kelas online, membaca ulang konsep-konsep dasar yang dulu pernah kupelajari.

Tapi masih belum berani untuk benar-benar mempraktikkannya dan masih bingung mau mulai dari mana lagi.

“Setelah fokus menyelesaikan kuliah, aku kembali menyelami dunia digital marketing dengan semangat baru. Kini, aku percaya bahwa tidak ada kata terlambat untuk kembali belajar dan berkembang.”

2021–2022: Terhenti

Karena berbagai hal, aktivitas digital marketing sempat terhenti total.
Terutama ingin fokus menyelesaikan kuliah, tidak lagi aktif jualan atau belajar digital marketing. Mungkin sesekali belajar, tapi hanya sekadar teori.

Meski begitu, ketertarikan pada dunia digital tidak pernah benar-benar hilang.

“Fase ini justru memberi ruang untuk refleksi dan menguatkan tekad bahwa perjalanan belajar tidak harus lurus dan cepat. Kadang perlu waktu untuk berhenti sejenak, supaya bisa melangkah lebih jauh nanti..”

2025: Mulai Berani Praktik. Fokus Implementasi & Aksi Nyata

Tahun ini, aku mulai benar-benar menerapkan ilmunya—membuat website pribadi, menulis blog, membangun branding digital, hingga mencoba kembali peluang monetisasi lewat affiliate & konten.
Meski belum sempurna, aku yakin:

“Tidak harus menunggu sempurna untuk mulai. Yang penting mulai dulu, lalu konsisten.”

Aku Masih Terus Belajar

Perjalanan ini belum selesai. Tapi dari yang dulu takut TIK waktu SMA, jadi gaptek, sampai sekarang mulai berani mengekspresikan diri lewat website & digital, aku percaya bahwa setiap proses punya maknanya sendiri.